Kegiatan‎ > ‎Renungan Warta‎ > ‎

Tuhan Yesus Menuntun dan Memulihkan Hidup Kita

diposkan pada tanggal 29 Jan 2015 02.47 oleh Admin Situs   [ diperbarui29 Jan 2015 23.24 ]
Ulangan 18:15-20; Mazmur 111; 1 Korintus 8:1-13; Markus 1:21-28

Pengantar
Yesus mengajar bagaimana Firman Allah harus dipahami dan diberlakukan. Cara mengajar-Nya berbeda dengan cara ahli-ahli Taurat (Mat. 5-7; Mat. 7:28-29). Bagi Tuhan Yesus, Firman Allah adalah kabar baik yang bukan sekadar disampaikan, tetapi juga dihidupi (Mrk. 3:33-35). Firman Allah sangat berkuasa menuntun dan memulihkan hidup yang terbelenggu oleh kebodohan dosa dan nafsu jahat. Bagaimana orang menanggapi pengajaran Yesus? Ada yang takjub. Tetapi ada juga yang memberontak dan mencaci. Mereka yang takjub menjadi tahu dan lalu sadar diri. Mereka yang berontak, menjadi tahu dan tetap bebal mengikuti kuasa jahat. Apapun tanggapannya, satu hal yang pasti ialah bahwa tidak ada yang dapat mengalahkan kata-kata Yesus yang berkuasa. Tuhan Yesus sangat sanggup melenyapkan apa-apa yang menghalangi kita untuk menikmati kasih Allah yang menuntun dan memulihkan hidup itu!

Pembuka
  1. Apakah Anda memiliki guru/ pengajar yang menjadi favorit saat sekolah dulu? Apa alasannya?
  2. Apakah Anda pernah melihat orang yang kerasukan? Apa yang terjadi dengan orang itu? 
  3. Apakah menurut Anda orang-orang yang: korupsi, penuh kebencian dan dendam, tidak punya belas kasih kepada orang lain, sama saja dengan orang yang kerasukan? Apa alasannya? 
Pengamatan dan Pendalaman

Ulangan 18:15-20
  1. Apa yang menjadi janji Allah kepada umat-Nya yang disampaikan melalui Musa (ay.15)?
  2. Apa yang menjadi tugas nabi yang dibangkitkan Allah itu (ay. 18)? Apa yang terjadi jika umat tidak mendengarkan nabi itu (ay. 19)? Apa yang terjadi jika nabi itu “mencatut” nama Allah/ mengabaikan Allah/ tidak mengikuti Firman Allah (ay. 20)? 
1 Korintus 8:1-13
  1. Apa nasihat Paulus untuk orang-orang yang terlalu mengagungkan “pengetahuan”? Apakah ada kaitan antara kasih dan “pengetahuan” menurut Paulus (ay. 1-3)? 
  2. Bagaimana Paulus mengomentari perdebatan yang muncul di gereja Korintus tentang boleh atau tidaknya makan daging yang sudah dipersembahkan kepada berhala (ay. 4-12)? Apa yang menjadi posisi terakhir Paulus? Mengapa Paulus memilih langkah itu (ay. 13)? 
Markus 1:21-28
  1. Kapan dan di mana Yesus mengajar? Siapa yang ikut bersama-sama dengan Yesus (ay. 21)? 
  2. Bagaimana tanggapan orang-orang setelah mendengar Yesus mengajar? Mengapa (ay. 22)? 
  3. Bagaimana tanggapan orang yang kerasukan roh jahat setelah mendengar Yesus mengajar? Mengapa (ay. 24)?
  4. Apa yang Yesus katakan kepada orang yang kerasukan roh jahat itu? Apa yang terjadi kemudian dengan orang yang kerasukan roh jahat itu, setelah mendengar perkataan Yesus (ay. 26)? 
  5. Bagaimana tanggapan orang-orang setelah menyaksikan peristiwa itu? Apa yang mereka kagumi dari Yesus (ay. 27-28)? 
Penerapan
  1. Apa tanggapan Anda setiap kali selesai mendengar dan mengetahui pengajaran yang disampaikan oleh Tuhan Yesus di dalam Alkitab? 
  2. Saat ini adakah kuasa yang Anda anggap lebih berkuasa dan anda takuti ketimbang kuasa pengajaran dan kata-kata dari Tuhan Yesus? 
Komitmen
Menerima apa yang diajarkan oleh Tuhan Yesus dengan sukacita, sebab pengajaran-Nya itu berkuasa menuntun dan memulihkan hidup yang terbelenggu oleh kuasa jahat.

Minggu, 1 Februari 2015
Pdt. Essy Eisen
Comments