Kegiatan‎ > ‎Renungan Warta‎ > ‎

Tidak diskriminatif namun berbela rasa

diposkan pada tanggal 1 Des 2015 00.36 oleh Admin Situs   [ diperbarui1 Des 2015 00.37 ]
Amsal 22:1-9, 22-23, Mazmur 125, Yakobus 2:1-17, Markus 7:24-37

Pengantar
Diskriminatif adalah sikap yang keji. Sebab orang yang diskriminatif menjadi begitu tinggi hati dan kehilangan cinta kasih untuk menunjukkan kepeduliannya kepada orang lain atau apa-apa yang dilihat tidak sesuai dengan keinginan dan kehendaknya. Allah kita adalah Allah yang luar biasa kasih-Nya. Melalui Yesus Kristus kita belajar untuk menghidupi iman yang tidak memandang muka, namun berbela rasa.

Pengamatan
  1. Apa yang akan terjadi dengan orang yang semena-mena kepada sesamanya menurut Penulis Amsal dalam Amsal 22:22-23? 
  2. Apa yang akan terjadi dengan orang yang semena-mena kepada sesamanya menurut Penulis Mazmur dalam Mazmur 125:3-5? 
  3. Bagaimanakah Yakobus menilai iman yang tidak disertai dengan perbuatan? (Yak. 2:17) 
  4. Di manakah peristiwa penyembuhan dalam Injil ini terjadi? Siapa yang disembuhkan Yesus? (Mrk. 7:24-37) 
Pendalaman
  1. Apa yang Anda pelajari dari nasihat penulis Amsal dalam Amsal 22:1-9 tentang hubungan antar pribadi di masyarakat? 
  2. Bagaimanakah iman yang tidak memandang muka itu dijalankan menurut Yakobus? (Yak. 2:1-17)? 
  3. Ada dua orang yang disembuhkan Yesus dalam bacaan Injil hari ini. Dengan cara apakah Yesus menyembuhkan mereka? Mengapa Yesus menggunakan cara yang tidak sama menurut Anda? (Mrk. 7:24-37) 
  4. Daerah Tirus adalah daerah yang dianggap daerah asing bagi orang Yahudi kebanyakan. Jika Yesus menyembuhkan orang sakit di daerah ini apa maknanya bagi orang-orang Yahudi pada zaman itu? Bagaimana reaksi orang-orang yang mengetahui penyembuhan oleh Yesus itu? 
Penerapan
  1. Apakah Anda mendapatkan pesan untuk tidak diskriminatif kepada orang lain dalam bacaan-bacaan Alkitab hari ini? Pada bagian mana sajakah itu? 
  2. Bagaimanakah cara Anda menjadi teladan bagi orang lain dalam hal tidak membeda-bedakan dalam menyatakan kasih Anda selama seminggu ini? 
  3. Bagaimanakah Anda menolong orang yang masih bersikap diskriminatif kepada orang lain, supaya dia tidak menjadi diskriminatif? 
Komitmen Hidup Baru
Memilih untuk mengikuti cara Yesus Kristus, bijak dalam menyikapi perbedaan, menunjukkan kasih yang nyata kepada semua orang, mengamalkan iman dengan disertai perbuatan kasih tanpa memandang muka.

Minggu, 6 September 2015
Pdt. Essy Eisen
Comments