Kegiatan‎ > ‎Renungan Warta‎ > ‎

Pemurnian

diposkan pada tanggal 14 Agt 2016 00.05 oleh Admin Situs
Lukas 12: 49 – 56

Perhiasan yang terbuat dari emas murni tentu saja lebih menyita perhatian ketimbang perhiasan imitasi. Meskipun saat ini secara sekilas orang sulit membedakan mana yang murni dengan yang imitasi. Untuk menghasilkan emas murni tentu saja membutuhkan proses yang lama juga usaha yang keras.

Pun demikian dangan murid Kristus, kemurnian hatinya ditunjukkan dengan totalitas untuk tunduk dan taat terhadap kehendakNya. Tentu saja ini bukan persoalan yang mudah. Siapkah kita?
  1. Apa maksud perkataan Yesus bahwa Ia datang membawa pertentangan? Bukankah kita mengenalNya sebagai pembawa damai? 
  2. Apakah pertentangan itu harus terjadi? Mengapa? 
  3. Mengapa Yesus menggunakan api sebagai lambang pemurnian? 
  4. Kritikan apa yang Yesus sampaikan terhadap orang banyak di sekitarNya? 
  5. Apa kaitan antara membaca tanda zaman, kemurnian hati dan kesempatan melihat Allah? 
  6. Pelajaran apa yang saudara dapat dari bacaan ini? 
Minggu, 14 Agustus 2016
Pdt. Noerman Sasono
Comments