Kegiatan‎ > ‎Renungan Warta‎ > ‎

Pegang Selalu Janji Tuhan

diposkan pada tanggal 4 Agt 2016 12.13 oleh Admin Situs
Lukas 12:32-40

Kekuatan entah meliputi kemampuan, kekayaan, kepandaian dan lain sebagainya, jika menjadi tujuan akhir dalam hidup, berpotensi membuat orang lupa untuk mengasihi Tuhan dan sesama. Sikap bijaksana dalam mengelola kekuatan dalam diri ialah: bagaimanakah itu dapat digunakan selaras dengan tujuan-tujuan yang dikehendaki Tuhan. Ingat, bahan dasar utama untuk berdosa adalah mementingkan diri sendiri. Hati-hati!

Dalam kehati-hatian yang tulus, orang menjadi lebih waspada untuk mencermati hidup dalam relasi dengan Tuhan dan sesama. Tuhan Yesus Kristus berjanji akan datang kembali. Dalam penantian itu, cara seseorang mengelola hidupnya menjadi bagian penting yang tidak boleh diabaikan. Apakah dalam beriman, ia bersedia, untuk pada satu sisi tidak pernah meragukan janji Tuhan dan pada sisi yang lain, selaras dengan imannya itu, menjadikan hidupnya semakin dekat dengan penyataan kasih Tuhan dalam setiap peristiwa hidup, baik suka maupun duka, sehat maupun sakit, senang maupun susah?
  1. Apakah anda termasuk orang yang mudah tidur atau pengidap insomnia? Apa sebabnya?
  2. Apa kaitan antara kewaspadaan dan kekhawatiran (perhatikan ayat 22-34)? 
  3. Mengapa Tuhan Yesus mengajarkan murid-murid-Nya untuk “siap sedia”? Siapakah “pencuri” yang dimaksudkan Yesus? 
  4. Perhatikan ayat 37. Bagaimana perasaan anda ketika menyadari Yesus melayani anda? 
  5. Tuhan Yesus mengingatkan kepada murid-murid-Nya akan sebuah “bahaya” dalam bacaan ini. Apakah anda mengenali “bahaya” itu? 
  6. Sebutkan apa-apa saja yang sedang dipercayakan oleh Tuhan untuk dikelola dalam hidup anda sekarang ini! 
  7. Jika, umpamanya, anda mengetahui bahwa Yesus akan datang 30 hari lagi, apa-apa saja yang akan anda siapkan untuk “inspeksi” yang dilakukan-Nya? 

Minggu 7 Agustus 2016
Pdt. Essy Eisen
Comments