Kegiatan‎ > ‎Renungan Warta‎ > ‎

“Lawanlah Godaan! Jadilah Kabar Baik bagi Sesama!”

diposkan pada tanggal 20 Feb 2015 00.52 oleh Admin Situs
Kejadian 9:8-17; Mazmur 25:1-10; 1 Petrus 3:18-22; Markus 1:9-15

Pengantar

Sebagai pengikut Kristus kita mengikuti cara Tuhan Yesus berelasi dengan Allah dan sesama ciptaan-Nya. Termasuk cara Tuhan Yesus menghadapi godaan pementingan diri sendiri dan bagaimana hidup-Nya telah menjadi kabar baik bagi segenap ciptaan. Kerendahan hati, kesetiaan dan kegigihan-Nya untuk terus menjadi kabar baik bagi segenap ciptaan adalah pelajaran yang berharga untuk kita hidupi juga pada masa pra-paska ini.

Pembuka
  1. Menurut Anda apa saja di dalam hidup ini hal-hal yang tidak dapat diubah lagi? 
  2. Lalu apa saja hal-hal yang dapat diubah? 
  3. Bagaimana Anda dapat membedakan apa-apa yang tidak dapat dan dapat diubah itu? 
Pengamatan & Pendalaman

Kejadian 9:8-17
  1. Kepada siapa saja Allah mengutarakan perjanjian-Nya dan apa isi perjanjian-Nya? 
  2. Apa yang menjadi tanda dari perjanjian yang dibuat Allah itu? 
  3. Apa yang dapat Anda mengerti tentang sifat Allah melalui perjanjian dan tanda perjanjian ini? 
Mazmur 25:1-10
  1. Apa yang menjadi pokok permohonan Daud di dalam doanya kepada Allah? 
  2. Allah seperti apakah yang dikenal oleh Daud? 
  3. Apa saja karya-karya Allah yang sudah dirasakan Daud? 
1 Petrus 3:18-22
  1. Apa karya Kristus bagi orang percaya menurut Petrus? 
  2. Apa fungsi baptisan menurut Petrus? 
  3. Apa kaitan baptisan dengan kebangkitan Kristus menurut Petrus? (lihat juga Roma 6:3-5). 
Markus 1:9-15
  1. Apa yang terjadi dengan Yesus di sungai Yordan? 
  2. Apa yang terjadi dengan Yesus di padang gurun? 
  3. Apa yang terjadi dengan Yesus setelah Yohanes ditangkap? 
Penerapan
  1. Apa yang Anda pikirkan, rasakan, alami saat menerima baptisan Anda dahulu? 
  2. Godaan apa yang saat ini sedang Anda alami? Apa yang akan membuat Anda kalah dan menyerah dengan godaan itu? Apa yang akan membuat Anda menang? 
  3. Kabar buruk apa yang Anda cermati hadir di tengah keluarga dan lingkungan tempat Anda tinggal? Bagaimana Anda menghadirkan diri untuk menjadi kabar baik di tengah keadaan itu?
Minggu Pra-Paska 1B, 22 Februari 2015
(Pdt. Essy Eisen)
Comments