Kegiatan‎ > ‎Renungan Warta‎ > ‎

Kebangkitan adalah penerimaan

diposkan pada tanggal 4 Mei 2015 00.43 oleh Admin Situs
Kisah Para Rasul 3:12-19; Mazmur 4; I Yohanes 3:1-7; Lukas 24:36-48

PENGANTAR
Dalam kehidupan ini, perjumpaan dengan orang lain / asing tidaklah mungkin terhindarkan, melalui perjumpaan kita dapat memiliki kemungkinan untuk memahami mereka dengan lebih baik. Saat ini kita hidup dalam berbagai keragaman (budaya, agama dan lain-lain), dalam keragaman inilah sebenarnya kita dipanggil untuk mengabarkan berita injil, dimana setiap orang diundang untuk merasakan penerimaan dan kasih Kristus.

PERTANYAAN PEMBUKA
  1. Apakah saudara bisa dengan mudah menerima kehadiran orang lain yang “berbeda”? 
  2. Bagaimana perasaan saudara saat kehadiran saudara tidak dianggap oleh orang lain? 
PERTANYAAN PENDALAMAN

Kisah Para Rasul 3:12-19
  1. Apa yang menjadi misi Petrus dan Yohanes? 
  2. Kepada siapa “kabar baik” itu harus berpusat? 
  3. Apa yang Petrus kisahkan mengenai peristiwa salib? 
  4. Menurut Petrus, Sikap seperti apa yang harus dilakukan saat menerima undangan Tuhan? 
Mazmur 4
  1. Allah seperti apa yang menjadi gambaran pemazmur? 
  2. Apa yang menjadi nasehat pemazmur bagi pendengarnya? 
1 Yohanes 3:1-7
  1. Gambaran ALLAH seperti apa yang penulis surat Yohanes tuliskan? 
  2. Apa dasar tindakan “adopsi” yang Allah lakukan? 
  3. Apa dampak dari “adopsi” yang Allah lakukan? 
Lukas 24:36-48
  1. Apa yang Yesus maksudkan dengan perkataan “Damai sejahtera bagi kamu”? 
  2. Apa yang bisa dimaknai dari perjamuan makan tersebut? 
  3. Apa pesan Yesus dalam perjamuan makan? 
PERTANYAAN PENERAPAN
  1. Apa makna peristiwa Paska bagi saudara? 
  2. Yesus mengundang setiap orang ke dalam persekutuan kasih. Apa bentuk keterlibatan kita? 
  3. Lukas 24:47 berbicara tentang misi yang harus dikerjakan para rasul. Untuk konteks Indonesia, apa bentuk misi yang cocok untuk dilakukan? 
KOMITMEN : Menjadi orang Kristen yang “membuka diri” terhadap kenyataan di sekitar kita.

Minggu 19 April 2015
Pnt. Noerman Sasono, S.Si. (Teol.)
Comments