Kegiatan‎ > ‎Renungan Warta‎ > ‎

Kasih Kristus, Kekuatan Yang Baru Bagi Komunitas Yang Baru

diposkan pada tanggal 21 Apr 2016 01.51 oleh Admin Situs   [ diperbarui21 Apr 2016 09.36 ]
Kisah Para Rasul 11:1-18, Mazmur 148, Wahyu 21:1-6, Yohanes 13:31-35

Yohanes 13:31-35
Karya cinta kasih yang berkorban adalah merupakan tindakan mulia oleh Kristus dan mulia bagi Allah. Jalan derita demi cinta yang Tuhan Yesus lakukan awalnya tidak dapat dimengerti dan diikuti oleh murid-murid-Nya. Tetapi pada saatnya, murid-murid-Nya mampu mengikuti-Nya. Arahan untuk mengasihi sebagaimana Kristus mengasihi adalah bentuk pembelajaran melalui keteladanan. Pengikut Kristus dikenali dengan nyata saat mereka hidup saling mengasihi dengan kasih yang berkorban.
  • Menurut Anda, apa yang menjadi ciri khas gereja jika dibandingkan dengan organisasi kemanusiaan pada umumnya? 
  • Apa wujud nyata dari tindakan saling mengasihi yang harus dihidupi oleh gereja? Oleh keluarga? 
Kisah Para Rasul 11:1-18
Awalnya para pengikut Kristus hanyalah orang Yahudi. Tetapi ternyata kasih Allah yang membarui hidup melalui Kristus merembes dan menginspirasi banyak orang. Tidak mudah bagi para pengikut Kristus yang mula-mula untuk memahami kenyataan kasih Allah yang tak terbatas ini. Tetapi kemudian melalui pengalaman spiritual Petrus, nyata terlihat bahwa pemberitaan Injil adalah sebuah upaya membangun “jembatan kasih” bukan “tembok diskriminasi dan kecurigaan”. Pembaruan hidup melalui iman kepada Kristus terbuka bagi banyak orang. Injil adalah untuk semua makhluk.
  • Menurut Anda, apa yang menyebabkan iman kepada Kristus (kekristenan) dapat diterima oleh orang dengan beragam latar belakang? 
  • Saat Anda mengikut Kristus, kasih yang Anda nyatakan kepada orang lain yang memiliki perbedaan dengan Anda menjadi semakin kuat atau lebih lemah? Mengapa?
Mazmur 148
Pujian kepada Allah harus dilakukan oleh semesta alam. Demikian jelas itu terlihat dalam Mazmur ini. Memuji Allah berarti mengakui bahwa hanya Allah yang berkuasa dan kuasa-Nya adalah kuasa kasih yang membuat semesta alam mengalami damai sejahtera.
  • Apa bentuk nyata dari pengakuan diri Anda bahwa Allah adalah yang utama dan pertama dalam hidup Anda yang layak dipuji dan diagungkan? 
Wahyu 21:1-6
Visi suci yang dibagikan Yohanes bagi gereja menegaskan bahwa pada saatnya kelak, pembaruan yang dikerjakan Allah akan terjadi dengan sempurna. Kuasa kebaikan pada akhirnya akan menang. Segala kesusahan hidup akan berakhir. Kebaruan hidup ini adalah pemberian Allah. Ini memberikan pengharapan dan semangat yang baru bagi gereja untuk tetap setia hidup di dalam kasih walaupun mengalami rupa-rupa penderitaan. Sebab pada akhirnya, kuasa kasih akan menang.
  • Apa yang menjadi kekuatan Anda untuk tetap mengasihi, padahal saat menyatakan kasih itu, Anda mengalami kesusahan dan penderitaan? 

Minggu 24 April 2016
Pdt. Essy Eisen
Comments