Kegiatan‎ > ‎Renungan Warta‎ > ‎

Iman Yang Membarui Mata Hati

diposkan pada tanggal 30 Nov 2015 12.17 oleh Admin Situs
1 Samuel 15:34-16:13; Mazmur 20; 2 Korintus 5:6-17; Markus 4:26-34

Pengantar
Banyak hal yang membuat seseorang kehilangan kemampuan melihat realitas secara utuh, diantaranya: mengalami kerusakan penglihatan dan terhalang oleh berbagai hal sehingga tidak bisa melihat realitas secara jelas. Bila penglihatannya rusak, maka seseorang membutuhkan alat bantu agar mampu melihat kembali dengan jelas. Jika pandangannya terhalang oleh banyak hal, maka seseorang perlu menyadari dan berusaha menghilangkan semua penghalang tersebut agar mampu melihat dengan jernih.

Bacaan Alkitab hari ini menunjukkan kepada kita, lewat beberapa tokoh, bahwa iman yang sejati selayaknya mendorong setiap orang percaya untuk melihat realitas dengan cara baru, bukan dengan “ukuran manusia”.

1 Samuel 15:34-16:13
  1. Faktor apa saja yang Samuel pakai untuk menentukan pilihan sebagai raja pengganti Saul? 
  2. Bagaimana tanggapan TUHAN terhadap penilaian Samuel? Dan faktor apa yang jadi pertimbangan TUHAN dalam memilih calon raja? 
2 Korintus 5:6-17
  1. Apa yang Paulus maksudkan dengan “menilai dengan ukuran manusia”? 
  2. Mengapa kemudian Paulus tidak lagi menilai siapapun menurut ukuran manusia? 
Pertanyaan Penerapan
  1. Faktor apa saja yang kita (pribadi dan gereja) pakai untuk mengukur seseorang? 
  2. Menurut saudara, dari mana asalnya faktor-faktor yang kita pakai untuk mengukur itu? 
  3. Sudahkah kita selaku gereja menerapkan “Jadi siapa di dalam Kristus, ia adalah ciptaan baru…(2Kor. 5:17)”? Dalam hal apa? 
Minggu, 14 Juni 2015
Mathyas Simanungkalit, S.Si (Teol.)
Comments