Kegiatan‎ > ‎Renungan Warta‎ > ‎

Hidup Keagamaan = Memberikan Pengaruh Yang Baik

diposting pada tanggal 31 Jan 2017 11.14 oleh Admin Situs
Yesaya 58:1-12, Mazmur 112:1-10, 1 Korintus 2:1-16, Matius 5:13-20

Semakin bertumbuh dan berbuah kehidupan beriman seseorang, semakin besar juga kasih-Nya kepada sesama ciptaan Allah. Ada pengaruh baik yang ia berikan kepada sesamanya, berangkat dari kekuatan kasih Allah yang sudah ia alami dan terima. Orang seperti itu tentu berbahagia, sebab pikiran dan hatinya dipenuhi kebaikan. Tidak ada pikiran negatif, amarah berkepanjangan dan permusuhan yang berlarut-larut. Sebab bukankah yang menjadi fokus utama dalam hidupnya ialah menerima kebaikan Allah yang memampukannya memberikan pengaruh baik kepada sekitarnya? Bukankah demikianlah sejatinya hidup keagamaan itu seharusnya?
  1. Apa yang harus diserukan kuat-kuat oleh nabi Yesaya? (Yes. 58:1) Apa yang terjadi dengan umat Allah saat itu? (Yes. 58:2-3) Apa yang Allah lihat keliru dari sikap umat-Nya? (Yes. 58:3-5) Tindakan iman yang seperti apa yang seharusnya dihidupi oleh umat-Nya? (Yes. 58:6-7) Apa yang terjadi jika umat melakukan tindakan imannya dengan benar? (Yes. 58:9-12) 

  2. Menurut Anda, apakah hidup beriman itu terkait dengan hal-hal yang berhubungan dengan yang ilahi saja? Mengapa? Apakah pengalaman tindakan umat yang keliru pada zaman nabi Yesaya juga Anda temukan dalam pengalaman umat Allah pada zaman sekarang? Dalam bentuk seperti apakah? 

  3. Siapa yang disebut berbahagia oleh Pemazmur? (Mzm. 112:1) Apa yang akan dialami oleh orang yang berbahagia menurut Pemazmur itu? (Mzm. 112:2-3) Apa yang akan diterima oleh orang-orang benar? (Mzm. 112:4-9) Apa yang terjadi dengan orang-orang fasik? (Mzm. 112:10) 

  4. Menurut Anda, apakah ada kaitan antara takut kepada Allah dengan berbuat baik kepada sesama? 

  5. Apa yang menurut Paulus penting untuk diketahuinya dalam menjalankan tugas kerasulannya? (1 Kor. 2:1-2) Apa yang menjadi kekuatan bagi Paulus dalam karya penginjilannya? (1 Kor. 2:3-4) Mengapa demikian? (1 Kor. 2:5) Menurut Paulus, apa perbedaan hikmat dunia dengan hikmat Allah? (1 Kor. 2:6-12) Apa manfaat dari hikmat yang diberikan Allah itu? (1 Kor. 2:13-16) 

  6. Menurut Anda apakah ada perbedaan motivasi dari perbuatan baik yang dilakukan oleh orang yang tidak mengenal Kristus dan orang yang mengikut Kristus? 

  7. Apa simbol-simbol yang digunakan Tuhan Yesus untuk menegaskan bagaimana pengikut-Nya harus berperilaku di dunia? (Mat. 5:13-16) Bagaimana sikap Tuhan Yesus terhadap hukum Taurat dan kitab para nabi? (Mat. 5:17-20) Bagaimana kehidupan keagamaan para pengikut Kristus seharusnya? (Mat. 5:20) 

  8. Pengaruh-pengaruh baik apa yang akan Anda lakukan pada hari-hari ke depan sebagai pengikut Kristus bagi orang-orang lain dan sesama ciptaan Allah dalam hidup Anda? 
Minggu 5 Februari 2017
Pdt. EE
Comments