Kegiatan‎ > ‎Renungan Warta‎ > ‎

Hari Tuhan

diposting pada tanggal 9 Nov 2017 06.40 oleh Admin Situs   [ diperbarui9 Nov 2017 06.42 ]
Matius 25:1-13

Berbahagialah setiap orang yang menghargai waktu dan disiplin untuk mengerjakan apa yang harus dikerjakan pada waktunya. Kebiasaan menunda-nunda acap kali menghasilkan masalah. Perumpamaan tentang 10 gadis ini menunjukkan perbandingan yang jelas. Ada yang bijaksana dengan menyediakan minyak cadangan dan ada yang bodoh karena tidak mengantisipasi keadaan yang mungkin dapat menimbulkan masalah.

Hidup mengikut Yesus harus cekatan dan serius. Ingatlah bahwa akan ada saatnya apa yang semestinya dapat kita kerjakan sebelumnya menjadi terlambat dan tidak dapat diulang lagi. Oleh sebab itu biarlah kita menyiapkan “minyak” cadangan bagi “pelita hidup” kita. Seriuslah dalam mengasihi Allah dan sesama. Jangan pernah menolak ajaran Yesus dan mengabaikan kehendak-Nya. Sebab bukankah saat-Nya kelak “Hari Tuhan” akan tiba?
  1. Jika Anda hendak bepergian dengan berbagai alat transportasi (darat, laut, udara) yang menggunakan sistem waktu keberangkatan yang tegas, bagaimana Anda bersiap diri? Apakah Anda pernah terlambat? Apa akibatnya?
  2. Mengapa sebagian gadis dalam perumpamaan ini disebut bijaksana dan yang lainnya disebut bodoh?
  3. Mengapa gadis yang menyiapkan minyak cadangan tidak membagi minyaknya dengan yang kehabisan menurut Anda? Apakah kira-kira alasan mereka menurut Anda?
  4. Dari perumpamaan ini, hal-hal penting apa yang dapat kita pelajari tentang kedatangan Kristus kembali
  5. Tindakan apa saja yang akan Anda lakukan sebagai wujud kesiapan Anda menyediakan “minyak cadangan” dalam hidup Anda untuk menantikan kedatangan Kristus “Sang Mempelai Laki-Laki”?
Minggu 12 November 2017
EE
Comments