Kegiatan‎ > ‎Renungan Warta‎ > ‎

Allah tidak pernah salah pilih

diposting pada tanggal 5 Mei 2018 10.56 oleh Admin Situs   [ diperbarui5 Mei 2018 10.57 ]
Yohanes 15:9-17

Cinta kasih dan kehidupan adalah alasan mendasar mengapa Allah menciptakan manusia dan segenap isi semesta. Walaupun manusia memutuskan untuk menjauhi kasih-Nya, karena kasih karunia yang besar, Allah terus merengkuh manusia untuk kembali dan tinggal di dalam kasih-Nya.

Pilihan untuk tetap mengasihi manusia bukan tanpa alasan. Selain untuk menyelamatkan, Allah di dalam kasih Kristus berkenan menjadikan manusia sebagai sahabat-sahabat-Nya yang ikut serta dalam melakukan karya-karya kasih bagi segenap ciptaan. Hanya kasih yang dapat memperbarui relasi yang rusak, dan Allah melalui Yesus Kristus telah memulai-Nya dengan memberikan segenap hidup-Nya. Kebangkitan-Nya menunjukkan bahwa kuasa kasih-Nya akan tetap menyertai setiap orang-orang yang mau berjalan bersama-Nya.

Saat hidup kita diperhadapkan dengan pilihan-pilihan, baik pilihan yang menurut kita sepele maupun pilihan yang terkait dengan apa-apa yang penting di dalam hidup, ingatlah bahwa Allah telah memilih kita untuk selalu dikasihi-Nya. Jangan tolak kasih-Nya. Allah tidak pernah salah pilih, jadi kita pun jangan sampai salah pilih dalam hidup ini. Pilihlah untuk tetap mau dikasihi-Nya dan melanjutkan kasih-Nya melalui buah karya hidup yang nyata.
  1. Apa tanda dari orang yang tetap tinggal dalam kasih Yesus? 
  2. Apa akibat dari orang yang tetap tinggal di dalam kasih Yesus? 
  3. Apa perbedaan antara kasih seorang hamba kepada tuannya dengan kasih seorang sahabat sejati kepada sahabatnya? 
  4. Menurut Yesus, siapakah murid-murid di mata-Nya? Apa alasannya? 
  5. Apakah Anda yakin bahwa Allah telah memilih dan menetapkan Anda untuk menghasilkan buah? Apa alasannya?
Minggu 6 Mei 2018
EE
Comments