Kegiatan‎ > ‎

Renungan Warta

Disalin dari renungan warta yang tercetak pada
halaman muka Warta Jemaat GKI Halimun

Jika Anda ingin berlangganan isi renungan warta melalui email, silahkan daftarkan email anda di sini.

Menyingkirkan halangan-halangan

diposting pada tanggal oleh Admin Situs

1 Petrus 3:8-12

Menjadi rendah hati adalah tujuan utama dari orang yang mau bertumbuh imannya. Hidup bersama dengan sesama ciptaan Allah memang tidak akan lepas dari masalah relasi. Bagi pengikut Kristus, solusi bagi masalah relasi diawali dari diri sendiri yang mau ditolong Allah untuk mengupayakan perdamaian. Allah memberi hikmat bagi setiap orang untuk tidak menambah buruk masalah dengan menimbulkan masalah baru. Mengelola kata-kata dalam setiap komunikasi akan mempengaruhi apa yang akan terjadi pada waktu yang akan datang.

Memasuki masa pra paskah kita semua belajar untuk arif dan aktif. Tidak lagi kita menunda-nunda apa yang dapat dengan segera kita kerjakan demi pembaruan hidup. Apa yang jelas-jelas menghalangi kita untuk melakukan apa yang baik dan menjadi baik karena anugerah-Nya, harus disingkirkan. Demikianlah kita memulai Minggu Prapaskah pertama ini. Percayalah, Allah ingin kita mengalami apa yang baru dalam hidup kita. Bersediakah kita diperbarui?
  1. Apakah dengan menjadi seorang penyayang dan rendah hati seseorang dapat menyelesaikan pertengkaran dengan orang lain? Mengapa?
  2. Apakah pengikut Kristus boleh membalas kejahatan? Mengapa?
  3. Apa yang menyebabkan orang mengucapkan kata-kata jahat kepada orang lain? Apa akibat dari tindakan itu
  4. Menurut Anda apa yang paling penting untuk dilakukan dalam menghadirkan perdamaian saat seseorang sedang berselisih?
  5. Apa yang Tuhan lakukan baik kepada orang-orang benar maupun kepada orang-orang yang jahat menurut penulis surat Petrus dalam bacaan ini?
Minggu 18 Februari 2018
EE

Saksi Kemuliaan Kristus

diposting pada tanggal 11 Feb 2018 19.45 oleh Admin Situs

Markus 9: 2 – 9 

Hari ini kita merayakan Minggu Transfigurasi, peristiwa ini menjadi penanda transisi dari pelayanan Yesus dari mengajar dan melakukan penyembuhan di Galilea, menuju pelayanan pengorbanan di Yerusalem. Peristiwa transfigurasi juga menjadi sebuah proklamasi tentang pengakuan bahwa Yesus adalah anak Allah. Saat berjumpa dengan kemuliaan Kristus, hati manusia mendapat terang Tuhan. Dengan terang Tuhan di hati, maka manusia dapat melakukan tugas panggilannya di dunia dengan lebih baik. 
  1. Siapa murid-murid yang menjadi saksi peristiwa Transfigurasi? 
  2. Mengapa Yesus melarang pembuatan kemah guna mengenang peristiwa Transfigurasi? 
  3. Bagaimana proses perjumpaan saudara dengan Tuhan? 
  4. Apakah dampak perjumpaan dengan Tuhan dalam kehidupan pribadi saudara? 
  5. Sudahkah saudara bersaksi tentang Kristus dalam kehidupan sehari-hari? 
“Jangan membuat ibadah kita jatuh dalam ritual semata, namun kita tidak mendapatkan manfaat dari perjumpaan dengan Tuhan dan sesama.”

Minggu 11 Februari 2018
NS

Tuhan hadir di tengah hidup yang getir

diposting pada tanggal 3 Feb 2018 08.28 oleh Admin Situs

Markus 1:29-39

Di dalam kegetiran hidup karena belenggu yang menghambat karya hidup, Tuhan hadir. Yesus peduli kepada keluarga Simon, murid-Nya, juga kepada orang banyak yang menderita karena sakit penyakit dan kuasa jahat. Mengapa Yesus memerintahkan roh jahat untuk diam? Ini menunjukkan kendali dan kuasa penuh Yesus atas roh jahat. Selain itu, Yesus tidak ingin orang banyak mendengarkan kata-kata mereka lalu menjadi percaya. Yesus ingin supaya orang percaya, karena kata-kata dan apa yang Ia kerjakan.

Ada rencana jangka panjang Yesus menuju salib. Oleh sebab itu Yesus tidak ingin roh jahat merusaknya dengan mengungkap identitas Yesus sebelum waktu-Nya. Di dalam karya pembaruan-Nya, Yesus tidak lupa untuk memiliki waktu teduh untuk menjalin relasi dengan Bapa. Ini menjadi teladan bagi kita juga. Sebab di dalamnya ada kekuatan yang baru untuk menjadikan karya hidup kita tetap fokus di dalam pemeliharaan-Nya.

Dari Kristus kita belajar untuk menyadari bahwa Allah tidak pernah membiarkan anak-anak-Nya yang membutuhkan pertolongan. Allah menyapa secara pribadi, maupun juga dalam kumpulan orang-orang yang percaya. Setelah menerima pemulihan dari Allah, kita tidak boleh tinggal diam dan kembali kepada kehidupan yang dikuasai dosa. Seperti ibu mertua Petrus yang melakukan karya baik sesudah sembuh, kita pun dipanggil dan dikuatkan-Nya untuk melakukan karya baik bersama-Nya setelah disembuhkan dari kegetiran hidup.
  1. Menurut Anda, adakah faktor-faktor yang mendukung kesembuhan ibu mertua Petrus? Apa saja? 
  2. Siapa saja yang dibawa kepada Yesus untuk disembuhkan? Apa makna penyembuhan ini jika di lihat dalam terang karya Kristus yang utuh bagi dunia ini? 
  3. Apa yang dilakukan Yesus pagi-pagi benar? Mengapa menurut Anda, Yesus melakukan itu? 
  4. Menurut Anda, mengapa Yesus memutuskan untuk pergi ke tempat lain? 
  5. Pemulihan apa yang sudah Yesus lakukan bagi hidup Anda? Apa yang Anda lakukan setelah mendapatkan pemulihan itu? 
Minggu 4 Februari 2018
EE

Batu Sandungan

diposting pada tanggal 3 Feb 2018 08.24 oleh Admin Situs

1 Korintus 8: 1 - 13

Makanan adalah salah satu kebutuhan dasar manusia yang harus dicukupi. Namun tanpa disadari acapkali makanan dapat menjadi penyebab renggangnya hubungan manusia dengan sesamanya. Dalam budaya tertentu jika tidak menyantap makanan yang disajikan maka dianggap melakukan penghinaan. Di lain tempat, ada makanan-makanan yang tidak boleh disajikan karena terkait dengan adat istiadat bahkan keyakinan iman.
  1. Apa yang menjadi pergumulan jemaat Korintus terkait makanan? 
  2. Apa yang melatarbelakangi sehingga permasalahan tersebut muncul? 
  3. Apa yang menjadi nasehat rasul Paulus? 
  4. Adakah tindakan saudara yang pernah menjadi batu sadungan bagi orang lain? 
  5. Apakah yang saudara lakukan agar tindakan/tutur kata tidak menjadi batu sandungan bagi orang lain?
Minggu 28 Februari 2018
NS

Serukan berita pertobatan

diposting pada tanggal 18 Jan 2018 01.37 oleh Admin Situs

Markus 1:14-20

Yesus membawa Injil. Injil artinya kabar baik. Mengapa disebut kabar baik? Karena di dalam Injil ada :
  • kebenaran ilahi (Gal. 2:5, Kol 1:5) 
  • kabar yang membawa kepada pengharapan (Kol. 1:23) 
  • kabar yang mendatangkan damai sejahtera (Ef. 6:15) 
  • kabar yang berisikan janji keselamatan (Ef. 3:6) 
  • kabar yang mematahkan kuasa maut (2 Tim. 1:10) 
  • kabar yang mendatangkan keselamatan (Ef. 1:13) 
Selain membawa kabar baik, Yesus juga mengajak orang banyak untuk bertobat. Pertobatan adalah pilihan untuk menjalankan hidup yang baru dan meninggalkan kejahatan. Injil yang dibawa Yesus adalah untuk dipercayai. Orang yang bertobat dan menerima Injil akan menerima yang baik dari Allah.

Dalam karya pekabaran Injil, Yesus memilih dan memanggil murid-murid. Murid-murid yang pertama adalah orang biasa. Mereka adalah para nelayan. Yesus percaya bahwa apa yang besar dan berharga dapat dimulai dari perkara yang sederhana. Para murid pertama mengikuti Yesus. Mereka mengasihi Yesus dan percaya kepada apa yang Yesus sedang kerjakan bagi Dunia ini. Tentu ada karya baru yang mesti dikerjakan. Kini murid-murid bukan saja mengerjakan sesuatu semata-mata bagi diri mereka sendiri saja, tetapi demi kebaikan semua orang yang sumbernya berasal dari Yesus, Anak Allah yang mengajak setiap orang untuk bertobat dan menjalankan hidup yang baru dalam anugerah Allah.
  1. Apa yang dilakukan Yesus sesudah Yohanes ditangkap? Apakah arti Injil Allah bagi Anda? 
  2. Yesus memanggil orang banyak untuk bertobat dan percaya kepada Injil. Mengapa dua hal ini penting bagi Yesus untuk disampaikan kepada Dunia? 
  3. Apa makna pertobatan dan percaya kepada Injil menurut Anda? 
  4. Yesus memanggil murid-murid dan memberikan kepada mereka tugas “menjala manusia”. Apa yang harus mereka kerjakan sebagai “penjala manusia””? 
  5. Apa arti mengikuti Yesus bagi Anda? 
Minggu 21 Januari 2018
EE

Panggilan Mengikuti Dia

diposting pada tanggal 13 Jan 2018 06.55 oleh Admin Situs

Yohanes 1: 43 - 51

Sebuah kata bijak mengatakan; ”Allah tidak mengasihi kita karena kita berharga. Kita berharga karena Allah mengasihi kita”. Dalam hidup ini ternyata tidak ada yang dapat kita banggakan; diri kita, keahlian/ilmu pengetahuan, kekuatan, pekerjaan, kedudukan/jabatan, harta atau kekayaan dan lain-lain, kecuali kedaulatan, kekuasaan, kemuliaan dan kasih karunia Allah. Manusia sering keliru dalam hal melihat, memilih, menilai, dan memutuskan sesuatu hal, baik benda/barang apalagi tentang diri seseorang. Manusia selalu melihat dari latarbelakang kehidupan pribadi atau keluarga dan tempat tinggal.
  1. Apa tugas panggilan yang dilakukan oleh Filipus? 
  2. Mengapa Natanael sangsi dengan keadaan kota Nazareth? 
  3. Apa tanggapan Yesus tentang Natanael? 
  4. Apa reaksi Natanael saat berjumpa dengan Yesus? 
  5. Bagaimana proses Tuhan memanggil saudara menjadi murid-Nya? 
  6. Apa buah panggilan dari Tuhan yang sudah muncul dalam hidup saudara? 
Minggu 14 Januari 2018
NS

Epifani Memberi Kehidupan

diposting pada tanggal 6 Jan 2018 09.13 oleh Admin Situs

Markus 1:4-11

Epifani berasal dari bahasa Yunani. Artinya “manifestasi”. Kadang disebut juga “Teofani” artinya “perwujudan yang ilahi”. Gereja merayakan masa Epifani kurang lebih 12 hari sesudah Natal. Pada masa Epifani, Gereja mengenangkan kembali pernyataan kuasa ilahi yang ada dalam diri Yesus Kristus.

Biasanya ada tiga kisah utama yang diingat, yaitu kunjungan orang-orang Majus untuk menjumpai dan menyembah Yesus, mukjizat pertama Yesus di Kana dan pembaptisan Yesus oleh Yohanes Pembaptis. Ketiga kisah ini mengungkap siapa Yesus sebenarnya. Dia bukan sekadar manusia, tetapi Anak Allah yang mendapat kuasa kasih Allah untuk memperbarui dunia dan menyelamatkan manusia dari kebodohan dosa.

Pada masa kini, Gereja mengamini kehadiran Kristus terutama melalui Firman, Roh dan Sakramen (Baptisan Kudus dan Perjamuan Kudus). Melalui keempat karya Allah bagi Gereja ini, umat mendapatkan penjernihan pikiran dan batin untuk pada akhirnya juga dapat mengalami Epifani dalam peristiwa keseharian hidup. Epifani itu tidak berhenti sebagai sebuah pengalaman spiritual saja, tetapi juga pada akhirnya menjadi daya dorong umat untuk menghidupi kehidupan yang berkualitas dan berdampak bagi dunia sesuai dengan kehendak Allah.
  1. Saat orang banyak datang kepada Yohanes untuk dibaptis, Yohanes memberikan pesan penting bagi mereka akan apa yang akan terjadi selanjutnya. Apa pesan Yohanes? (ay. 7-8) 
  2. Siapa yang dimaksud dengan Yohanes dengan yang akan datang sesudah dia? Mengapa ini penting untuk dikatakan oleh Yohanes? 
  3. Apa yang terjadi saat Yesus menerima baptisan oleh Yohanes? 
  4. Apa arti dari pengalaman spiritual dari apa yang dilihat dan didengar Yesus saat pembaptisan-Nya itu? 
  5. Pernahkah Anda mengalami kuasa Allah melalui Yesus yang mengubahkan hidup Anda? Dengan cara bagaimanakah kuasa-Nya itu sudah Anda lihat dan dengarkan?
Minggu 7 Januari 2018
EE

Refleksi Akhir Tahun 2017

diposting pada tanggal 30 Des 2017 08.13 oleh Admin Situs

Seorang psikolog (ahli jiwa) yang bernama Erickson mengatakan bahwa kehidupan ini adalah ibarat sebuah buku. Setiap akhir tahun kita harus memberi judul bab dalam buku kehidupan kita. Tentu saja tiap-tiap orang memberikan judul yang berbeda-beda. Semua itu bergantung bagaimana seseorang menjalani kehidupannya. Dan kelak akan tiba waktunya buku kehidupan itu akan berakhir. Lembar halamannya habis. Tinta yang kita punya hanya tersisa untuk menuliskan judul buku kehidupan kita. Maka setelah membaca dengan teliti dan merenungkan bab demi bab buku kehidupan itu, kita sekarang harus memberi judul buku kehidupan kita. Menurut Erickson, judul buku kehidupan itu hanya ada dua kemungkinan yaitu: "Kepuasan" atau "Keputus-asaan.

Saat ini berada di penghujung tahun 2017, peristiwa pergantian tahun akan lebih bermakna apabila kita isi dengan merenung ulang rekam jejak 365 hari yang telah lalu. Tentu tidak semua peristiwa dapat kita ingat. Kita cenderung hanya mengingat peristiwa-peristiwa yang dianggap bermakna, baik yang menyenangkan maupun menyakitkan. Sebagai manusia kita tidak hanya menyimpan dalam kenangan, tetapi memberikan respons dalam pemaknaan.

Tentu saja pemaknaan tahun 2017 perlu ditempatkan dalam kerangka anugerah keselamatan Allah. Proses perubahan hidup tidak ditentukan oleh kekuatan dan kesalehan manusia tetapi ditempatkan dalam berkat keselamatan Allah yang tidak terkira dalam kehadiran Kristus. Oleh karenanya di dalam Kristus kita memiliki harapan dan kekuatan baru walaupun sepanjang tahun 2017 telah mengalami berbagai kesalahan yang memalukan, kegagalan dan keterpurukan. Tetapi ingatlah bahwa berkat Kristus tak terkira atas kita, dan Ia tetap akan menopang kita di tahun 2018.

Minggu 31 Desember 2017
NS

Janji Manis

diposting pada tanggal 30 Des 2017 08.11 oleh Admin Situs

Lukas 1: 26 - 38

Janji Allah tidak lekang oleh waktu. Janji Allah menjadi janji yang manis sebab saat janji-Nya dipenuhi, orang yang menerimanya akan mengalami segala kebaikan dalam hidup. Namun masalahnya acap kali bukan pada Allah sang pemberi janji, tetapi pada manusia yang meragukan janji Tuhan dan tidak menunjukkan hidup yang taat dalam menantikan janji Allah. Minggu ini kita menyimak ketaatan Maria dalam menantikan dan menerima janji yang manis dari Allah untuk hidupnya dan hidup banyak orang di dunia ini. Sehingga pada akhirnya kita dapat menunjukkan sikap yang tepat di dalam menantikan janji Tuhan dan hidup dalam ketaatan perintah-Nya.
  1. Kemana, kepada siapa dan apa pesan yang Allah suruh untuk sampaikan melalui malaikat-Nya Gabriel? 
  2. Bagaimana tanggapan Maria mendengar pesan itu? 
  3. Bagaimana malaikat Gabriel kemudian menenangkan Maria? 
  4. Bagaimana sikap Maria setelah mendengar arahan Malaikat? 
  5. Apa yang menjadi sikap Anda dalam menantikan sebuah janji yang manis? Bagaimana jika suatu hari janji itu kemudian digenapi? 
  6. Menurut Anda bagaimana caranya supaya seseorang tetap menjadi orang yang taat kepada arahan dan nasihat dari Tuhan? 
Minggu 24 Desember 2017
EE

Pewarta yang memulihkan

diposting pada tanggal 16 Des 2017 01.18 oleh Admin Situs

Yohanes 1: 6 - 8, 18 - 28

Minggu adven III disebut dengan Minggu Gaudate artinya sukacita, oleh sebab itu warna liturgisnya menggunakan warna merah muda. Pewarta yang memulihkan merupakan panggilan bagi orang beriman. Bilamana kita mampu menjalankan panggilan tersebut, maka kita akan menghadirkan sukacita bagi setiap orang yang berelasi dengan kita.
  1. Apa tugas utama Yohanes Pembaptis? 
  2. Siapakah Yohanes Pembaptis menurut banyak orang? Mengapa mereka berpikir demikian? 
  3. Bagaimana cara Yohanes Pembaptis memperkenalkan identitasnya kepada orang banyak? 
  4. Karakter apa yang Yohanes Pembaptis tunjukkan sebagai pewarta Allah? 
  5. Kita adalah pewarta Allah pada masa kini, apa yang sudah kita lakukan sebagai pewarta Allah?
Minggu 17 Desember 2017
NS

1-10 of 395