Yohanes 14:6-14

diposting pada tanggal 3 Jan 2011 23.52 oleh Essy Eisen   [ diperbarui 1 Jun 2014 12.59 oleh Admin Situs ]
Jalan Yesus

Tersesat memang tidak nyaman. Tidak tahu posisi kita ada di mana, tidak tahu mau kemana. Hanya bisa meraba-raba dan menduga saja. Jika hidup diibaratkan dengan sebuah perjalanan, rasanya ada dalam suatu waktu dan tempat orang mengalami kesesatan. Seolah-olah gambaran hidup menjadi gelap dan tidak jelas.

Allah tidak sekedar sebuah konsep ideal, abstrak, penuh misteri. Di dalam Yesus Kristus, Allah nyata dalam pikiran, perasaan dan perbuatan-Nya. Mengetahui, mengenal dan berjalan bersama Yesus memampukan orang untuk menyadari bahwa Allah dekat dan berkuasa. Kebenaran-kebenaran kehidupan yang Yesus ajarkan dan hidupi akan membawa setiap orang yang percaya kepada damai sejahtera sesuai janji-Nya.

Jika Yesus menjadi jalan, kebenaran dan kehidupan, apakah Anda merasa seperti sedang berjalan di jalan yang berbatu dan buntu atau jalan tol empat lajur? Mengapa demikian?

Jika ada yang berkata kepada Anda, "Ada banyak jalan menuju Allah" ... Apa yang menjadi tanggapan Anda?
Comments