Yesus menjadi ancaman?

diposting pada tanggal 8 Des 2017 10.31 oleh Admin Situs
Banyak orang gagal untuk mengalami perubahan hidup ke arah yang lebih baik karena salah menilai sesuatu atau orang yang dianggap sebagai ancaman. Ambil contoh orang yang ingin menurunkan berat badan. Ancaman terhadap perubahan hidupnya jelas, yaitu: konsumsi kalori yang berlebihan dan malas bergerak. Jika dua hal ini dikenali sebagai yang mengancam orang untuk mendapatkan berat badan ideal, maka sedapat mungkin ia akan menghindarinya. Namun, jika dia tidak melihat dua hal itu sebagai ancaman, maka turunnya berat badan hanya bualan saja.

Pemuka agama pada zaman Yesus acap kali salah menilai Yesus. Mereka menganggap Yesus sebagai ancaman. Bagi mereka, hadirnya Yesus dengan segala pergerakan perubahan yang dikerjakan-Nya akan menggeser posisi dan kuasa mereka sebagai para pemuka agama. Padahal jika ditelisik, apa yang dilakukan Yesus, Yohanes Pembaptis, para nabi dan setiap utusan Allah justru tidak berseberangan dengan upaya mereka mencerahi umat supaya umat melakukan peran sebagai pemercaya yang berdampak bagi dunia. (Mrk. 11:27-33)

Apakah Yesus menjadi ancaman bagi hidup kita? Hati-hati. Menjadikan Yesus sebagai ancaman hanya akan membuat kita berjalan mundur dan semakin terjerat dalam kebodohan dosa yang berujung pada kebinasaan hidup.

EE
Comments