Rahasia orang dalam

diposting pada tanggal 18 Jul 2017 12.47 oleh Admin Situs
Berada di dalam lingkaran kasih Yesus, membuat kita pelan-pelan memahami bahwa setiap peristiwa kehidupan entahkah itu untung maupun malang, tetap memiliki makna manakala dijalani dalam tuntunan hikmat Kristus. 

Metode mengabarkan kebenaran dengan perumpamaan yang digunakan Yesus, melatih murid-murid dan kita juga saat ini untuk terus belajar (Mat. 13:10-17). Belajar apa? Belajar menggali, mencermati, merenungkan, memiliki cara pandang baru, untuk kemudian melakukan langkah-langkah nyata perubahan hidup yang berdampak bagi dunia. Memang tidak mudah. Adakalanya kita menjumpai orang yang tidak peduli tentang kebenaran. Atau jangan-jangan orang itu mungkin adalah kita sendiri? 

Tetapi meskipun begitu, Allah tetap pada kesetiaan-Nya untuk memperbarui bumi. Oleh sebab itu, manakala murid-murid menjumpai orang-orang yang abai dan enggan berubah, mereka diajar untuk tidak pernah mundur. Sebaliknya, mereka harus tetap melangkah maju, tetap memiliki, tetap mengupayakan apa-apa yang perlu sejalan dengan rencana Allah, berangkat dari apa-apa yang sudah dipahami dengan baik akibat kedekatan dengan Kristus dan hikmat-Nya. Apa yang didapat? Kebahagiaan.

EE
Comments