Kerja bareng Allah

diposting pada tanggal 18 Jan 2015 23.38 oleh Essy Eisen
Dasar Perenungan : 1 Samuel 9:27-10:8, 2 Korintus 6:14-7:1

Penahbisan Saul sebagai Raja Israel yang dilakukan secara terpisah, jauh dari keramaian publik tentu memberikan pelajaran tersendiri bagi Saul bahwa, Allah sajalah yang memilih dia dan bukan rakyat Israel. Pelajaran ini harus mendorong Saul untuk menjalankan karyanya sebagai Raja dengan rendah hati dan penuh hormat dan takut kepada Allah. Samuel yang dipanggil Allah untuk menjadi hamba-Nya, tidak melakukan karyanya seorang diri. Dalam tuntunan Allah, Saul dipanggil untuk melakukan karya tersendiri demi kebaikan umat Israel.

Panggilan dan penetapan Saul menjadi Raja mengingatkan kita akan panggilan kita juga dalam keseharian hidup untuk melakukan karya-karya baik bersama dengan Allah. Berkarya bersama dengan Allah tentu memberikan kebahagiaan tersendiri, sebab bukan saja kita akan mengalami transformasi kehidupan, kitapun dimampukan untuk menghasilkan pembaruan hidup bagi banyak orang. Perhatikan nasihat Paulus dalam kepada gereja Korintus. Persahabatan dengan Allah sungguh berujung kepada sukacita. Sebab Ia menjadi Bapa kita. Bapa yang setia mengasihi dan membentuk kita.

Terima kasih ya Allah, karena Engkau mempercayakan kepada kami karya-karya baik yang dapat kami kerjakan sebagai anak-anak-Mu yang selalu Engkau kasihi dan pelihara.”
Comments