Karena perkenanan Allah

diposting pada tanggal 10 Jan 2015 15.57 oleh Essy Eisen
Dasar perenungan: Markus 1:4-11

Yohanes Pembaptis adalah orang yang fokus di dalam pelayanannya. Isi khotbahnya sederhana, tegas dan jelas. “Bertobatlah!”. Yohanes mengajak orang untuk kembali kepada jalan damai sejahtera Allah. Banyak orang yang “kapok” dan kemudian memberi diri dibaptis dan hidup dengan arah tujuan hidup yang baru.

Tetapi bukan hanya itu. Yohanes juga setia sebagai penyuara kebenaran akan hadirnya Kristus, yang diurapi Allah, sebagai yang lebih besar dari dirinya sendiri. Jika Yohanes mengajak orang untuk kembali kepada jalan Allah, maka Yesus akan mengisi hidup baru orang-orang itu dengan kebenaran-kebenaran Allah yang mendatangkan hidup abadi.

Kehadiran Yesus sebagai bukti solidaritas Allah bagi dunia ini untuk merengkuh dan mengangkat orang berdosa dan menikmati rahmat-Nya, nampak jelas dari pilihan Yesus untuk mau dibaptis oleh Yohanes. Bersama-sama dengan orang-orang yang berdosa, Yesus blusukan (turun tangan), ada di dalam himpunan orang-orang yang sedang berproses di dalam jalan rahmat Allah. Demikianlah karya Sang Anak Allah dimulai. Dunia sedang diperbarui. Sampai sekarang. 

“Kami mau ya Allah, terus berada di jalan rahmat-Mu yang berujung pada damai sejahtera. Kami mau ya Allah, mengikut teladan Anak-Mu dalam segenap kerendahan hati untuk dibarui senantiasa oleh karena perkenanan dan cinta kasih-Mu yang besar itu. Amin.”
Comments