Cinta yang tidak kadaluwarsa

diposkan pada tanggal 15 Jan 2015 06.27 oleh Essy Eisen
Dasar perenungan: Hakim-Hakim 2:16-23, Kisah Para Rasul 13:16-25

Apa bukti cinta kasih yang sejati? Cinta sejati terbukti melalui tindakan yang diberikan kepada orang lain untuk membangun dan memunculkan segenap potensi baik dalam dirinya/ mereka, walaupun orang yang mendapatkan cinta kasih itu belum/ tidak menyadarinya.

Demikianlah cinta kasih Allah kepada umat-Nya. Walaupun berulang kali umat-Nya tidak mau dibimbing dan dibentuk untuk menjadi apa yang baik, Allah setia menunjukkan perhatian dan kasih-Nya. Ia mengutus, memperlengkapi para hamba-Nya bahkan Anak-Nya sendiri untuk membawa setiap orang kepada apa yang baik dalam pandangan-Nya.

Apa yang terjadi jika orang menolak untuk dikasihi dengan cinta sejati? Yang terjadi ialah kehancuran karena kebencian dan pengabaian. Janganlah kita menolak cinta kasih sejati yang Allah berikan. Sebab cinta kasih dan bimbingan-Nya mengarah kepada kehidupan, bukan kehancuran! 

“Terima kasih ya Allah, untuk cinta kasih sejati yang Engkau selalu berikan untuk membawa kami kepada kehidupan yang damai sejahtera dan indah. Amin.”
Comments