Cermat menyimak anugerah-Nya

diposting pada tanggal 7 Jul 2017 10.53 oleh Admin Situs   [ diperbarui11 Jul 2017 10.21 ]
Melihat, mendengar, mencermati dan menyimak karya Allah di dalam keseharian hidup! Kapan terakhir kali kita mengalaminya? Acap kali karena merasa tahu akan banyak hal, bisa jadi kita justru malah mengabaikan apa-apa yang sebenarnya amat berharga. Celakanya, pada akhirnya begitu banyak waktu kita adalah untuk berkutat dengan apa-apa yang tidak terlalu penting. 

Begitu mudahnya perhatian kita teralihkan. Kita begitu sigap mendengar deru nada telepon seluler yang berbunyi di pagi hari, tetapi suara-suara burung di atas pohon tidak begitu menarik perhatian. Begitu sibuknya kita mengerjakan apa yang harus dikerjakan saban hari, sampai kita lupa untuk memelihara relasi yang akrab dan hidup dengan rekan-rekan sekerja dan orang-orang yang kita jumpai muka dengan muka di jalur perjalanan kita.

Kasih Kristus nyata terlihat dan terdengar kepada setiap orang yang membuka diri bagi anugerah ilahi yang menyapa dalam keseharian hidup (Luk. 10:21-24) Ada banyak bentuknya. Bisa melalui nasihat kitab suci. Bisa melalui pengalaman spiritual pribadi. Bisa melalui percakapan dengan orang-orang tertentu. Modalnya cuma satu saja: bersedia menjadi kecil di hadapan-Nya dan cukup peka untuk menyimak dan menerima kasih-Nya.

EE
Comments